Teleskop Luar Angkasa Tercanggih Milik NASA

Teleskop adalah alat yang dirancang pertama kali oleh Galileo Galilei pada 1609, awalnya dia membuat teleskop versinya tanpa pernah melihat benda itu secara langsung. Kemudian sekarang perkembangan teleskop semakin canggih, lembaga NASA adalah organisasi yang terus mengembangkan misteri di luar angkasa.

Teleskop Luar Angkasa Tercanggih Milik NASA

Sehingga teleskop adalah salah satu alat yang mereka gunakan, bahkan mereka juga memiliki banyak jenis teleskop dengan teknologi yang sangat canggih. Untuk informasi lebih lengkap, www.holidayomatic.com sudah menuliskan informasi lebih lengkap nya seperti dibawah ini!

Baca Juga : Harga Batu Meteor Termahal di Dunia

3 Teleskop Luar Angkasa Tercanggih di Dunia, Teknologi Terhebat!

Teleskop Luar Angkasa Tercanggih di Dunia

  • Five hundred meter Apertur Spherical Telescope (FAST)

Sebuah radio Teleskop Terbesar Di Dunia yang dimiliki NASA seharga 180 juta dollar. Teleskop ini digunakan untuk mencari dan meneliti keberadaan alien. Teleskop yang dibangun di barat daya Provinsi Guizhou terdapat 4.450 panel yang digunakan sebagai reflektor yang besarnya 30 kali lapangan sepakbola.

Cara kerja teleskop Five hundred meter Apertur Spherical Telescope ini tidak hanya data & cahaya saja. Namun teleskop canggih ini mampu mendeteksi frequensi radio, termasuk dari objek langit, putaran bintang neutron dan keaktifan galaksi. Dengan diameter sekitar 1.640, FAST dapat mengalahkan Arecibo Observatory di Puerto Rico.

  • James Webb Space Telescope (JWST) /Super Hubble

James Webb Space Telescope atau yang dijuluki Super Hubble adalah teleskop luar angkasa terkuat di dunia yang sangat dinantikan oleh banyak astronom serta pencinta luar angkasa. JWST sendiri telah menyelesaikan uji yang memastikan bahwa teleskop itu dapat mencapai orbitnya yang berjarak sekitar 1,6 juta kilometer dari Bumi. Dan meski sering mengalami penundaan, tingkat kesuksesan misi terus meningkat.

  • Teleskop Australian Square Kilometer Array Pathfinder (ASKAP)

Teleskop radio senilai USD 138 juta yang disebut Australian Square Kilometer Array Pathfinder (ASKAP) itu mampu memetakan sekitar tiga juta galaksi hanya dalam 300 jam. Survei langit serupa butuh waktu 10 tahun.

Yang membuat teleskop luar angkasa itu unik adalah bidang pandang yang luas, menggunakan penerima yang dirancang khusus, memungkinkan untuk mengambil gambar panorama langit dengan detail tajam daripada sebelumnya. Teleskop tersebut hanya perlu menggabungkan 903 gambar untuk memetakan langit.