Misteri Planet Kesembilan Yang Masih Samar

Misteri Planet Kesembilan – Masih ada banyak hal yang belum kita ketahui tentang luar angkasa. Walaupun saat ini kita sudah hidup di era teknologi yang sangat canggih , namun ternyata hal tersebut belum cukup untuk mengungkapkan semua hal misterius yang terjadi di luar angkasa.

Misteri Planet Kesembilan

Baru baru ini ada hal aneh yang kembali terjadi di luar angkasa dimana ada sebuah benda dengan massa sepuluh kali massa Bumi sedang menarik benda lain ke arahnya. Hal ini sontak menimbulkan pertanyaan dari beberapa pihak , apakah benda tersebut akan menjadi planet kesembilan ?

Pengalaman Lucu Ahli Astronomi Percival Lowell saat Mengamati Planet-Planet - kumparan.com

Percival Lowell, seorang penulis perjalanan dan pebisnis di abad ke-19, memutuskan untuk menjadi seorang astronom setelah membaca sebuah buku tentang Planet Mars. Mulai sejak itu , ia membuat beberapa klaim liar terkait astronomi.

Dilansir dari BBC , salah satu klaim Lowell adalah bahwa dia bertekad menemukan Planet Kesembilan di tata surya atau Planet X. Ia menganggap jika planet tersebut bertanggung jawab atas melencengnya orbit planet-planet yang terletak jauh dari Matahari, Uranus dan Neptunus.

Walaupun semasa hidupnya ia tidak pernah berhasil menemukan Planet Kesembilan , namun pencariannya telah berlangsung selama 10 tahun. Merasa frustasi , Lowel akhirnya terkena gangguan mental dan meninggal dunia di usia 61 tahun pada 12 November 1916. Uniknya , pencarian ini masih terus berlanjut hingga saat ini , namun dengan adanya sedikit perubahan.

Sebelum menghembuskan nafas terakhir , Lowel sempat menulis surat wasiat yang isinya berupa USD 1 juta untuk proyek situs judi slot terbaik menemukan Planet X. Maka, observatorium yang dibangun Lowell meneruskan pencarian Planet Kesembilan tersebut.

14 tahun setelahnya , seorang astronom memandang dua foto langit bertabur bintang dan ia melihat ada sebuah titik diantarnya.Awalnya ia menganggap jika titik tersebut adalah planet Kesembilan , namun ternyata titik tersebut adalah planet Pluto.

Sayangnya, Pluto bukan planet yang dicari Lowell. Pluto tidak cukup besar untuk menarik Neptunus dan Uranus dari orbit mereka.

Pencarian Planet Kesembilan pun terus berlanjut. Berbagai penelitian sejauh ini menyimpulkan, planet ini memiliki 10 kali massa Bumi, serta lokasinya 20 kali lebih jauh dibanding jarak antara Matahari dengan Neptunus, yang merupakan planet terluar dalam sistem tata surya. Kemungkinan, suhu di planet tersebut sangat dingin.

Namun setelah pencarian selama berpuluh puluh tahun , para ilmuwan dan ahli astronomi masih belum bisa mendapatkan bukti gambar dari planet Kesembilan. Jika memang ada , planet ini ukurannya kecil dan sangat jauh sehingga sukar terdeteksi.

Bahkan penelitian terbaru yang dilakukan oleh University of Pennsylvania menyebutkan jika Planet Kesembilan itu tidak ada. Survei yang mereka lakukan dengan memanfaatkan observatorium di Chile tidak berhasil menemukan adanya bukti planet tersebut.

Sementara itu penelitian lainnya menyebut memang ada ratusan planet minor di sekitar Neptunus, tapi terlalu kecil untuk disebut planet.

“Satu-satunya cara untuk membuktikan kalau planet itu tidak ada adalah mencari setiap sudut di langit dan tidak bisa menemukannya,” kata ilmuwan dari University of Regina, Samantha Lawler.

Hanya waktu yang bisa mengungkapkan keeksisan Planet Kesembilan. Berhasil atau tidaknya , penelitian ini setidaknya telah membantu kita mengubah pemahaman kita tentang sistem tata surya.