Astronot NASA Melakukan Pemilihan Umum AS di Luar Angkasa

Astronot NASA Melakukan Pemilihan Umum AS di Luar Angkasa РItu diakui seorang Astonot NASA berkewarganegaraan AS bernama Kate Rubins yang sedang menjalankan kegiatannya di luar angkasa. Itu pun diinformasikan beliau sebelum pergi keluar angkasa  1 bulan sebelumnya.

 Informasi Seorang Astronot NASA Melakukan Pemilihan Presiden AS

Astronot NASA Melakukan Pemilihan Umum AS di Luar Angkasa

Memang hal itu pun diutarkan dalam konferensi pers via Stasiun Luar Angkasa International via Fox News. Memang sangatlah bagus dan cocok bagi mereka yang berwarganegara Amerika Serikat. Untuk suara pemilu AS akan diberikan pada tanggal 222 October 2020 yang lalu yang termasuk salah satu kewajiban penting bagi tiap warga negara.

Hal itu pun membuatnya menjadi salah satu Astonot AS yang melaksankaan Pemilu AS di Luar Angkasa. Itu juga ditambah dikarenakan ativitas astonot memang semuanya dilakukan di luar angkasa. Jadi ketika terjadinya pemilihan kepala Negara sudah seharusnya astonot tersebut menggunakan hal pilihnya tersebut.

Memang untuk setiap astonot pun selalu tinggal di Tempat kecil yang sering dinamakan laboratorim Luar Angkasa dengan tingkat pengorbitan yang telah berjalan sejak lama. Dan disitu jugalah Kate Rubins akan menggunakan hak pilihnya dalam keadaan darurat di antariksa.

Untuk proses pemungutan suatu tanpa kehadiran warga negara AS ini pun sudah seharusnya diproses dan dikarenakan adalah kewajiban dan hak bagi tiap warga negara dalam melakukan pemilihan umum di luar Amerika Serikat

Astonot Luar Angka Pertama di Pemilu 2016

Untuk diketahui bahwa Kate bukanlah orang pertama yang menggunakan hak pilihnya di antariksa tersebut. Sebelumnya pada tahun 2016 yang lalu Astonot NASA bernama Shane Kimbrough juga menggunakan hak pilihnya dari ISS untuk pemilu Amerika Serikat tersebut.

Untuk pemilihan kepala negara di Antariksa juga telah diperkenalkan sejak tahun 1997 oleh mantan Astonot Rusia bernama David Wol yang sedang membawa dan juga menerbangkan misi jangka panjang di Stasisun Luar Angkasa Rusia bernama MIR. Itu juga menandakan serta memberikan hak untuk melakukan setiap pemilihan kepala negara bagi warga negara lainnya di Negara lain ataupun sedang berada di Luar angkasa

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *